Satelit Pemecah Rekor Menyebarkan Antena Besar di Orbit

39

Satelit komunikasi komersial terbesar di dunia telah berhasil membentangkan antena raksasanya di orbit rendah Bumi, menandai langkah signifikan menuju akses broadband seluler global. BlueBird 6 dari AST SpaceMobile memiliki luas jangkauan sekitar 2.400 kaki persegi (223 meter persegi) – mengerdilkan susunan satelit yang ada dalam hal ukuran dan kompleksitas.

Skala Proyek

Skala BlueBird 6 patut diperhatikan. Sebagai perbandingan, susunan satelit Starlink pada umumnya memiliki panjang sekitar 100 kaki, sedangkan antena BlueBird 6 sebanding dengan luas lapangan tenis ganda. Struktur besar ini dirancang untuk memancarkan sinyal seluler langsung ke telepon pintar, sehingga tidak memerlukan menara seluler tradisional di daerah terpencil.

AST SpaceMobile telah mengoperasikan enam satelit yang lebih kecil dan berencana untuk menyebarkan lebih banyak lagi model yang lebih besar, yang bertujuan untuk menciptakan jaringan broadband seluler berbasis ruang angkasa. Proyek ambisius ini dapat merevolusi konektivitas di wilayah-wilayah yang kurang terlayani, namun tetap menimbulkan kekhawatiran.

Kecerahan dan Dampaknya terhadap Astronomi

Ukuran satelit juga berarti kecerahannya luar biasa di langit malam. Menurut Peter Plavchan, seorang profesor astronomi di Universitas George Mason, BlueBird 6 akan mudah terlihat dengan mata telanjang – bahkan berpotensi lebih terang dari Saturnus.

Perkembangan satelit-satelit besar dan bercahaya menimbulkan tantangan yang semakin besar bagi para astronom darat, baik profesional maupun amatir, karena satelit-satelit tersebut dapat mengganggu pengamatan.

Meningkatnya jumlah satelit yang terang mengancam terhambatnya penelitian astronomi, sehingga semakin sulit untuk mempelajari benda-benda langit yang redup. Hal ini memicu perdebatan mengenai penempatan satelit yang bertanggung jawab untuk meminimalkan gangguan terhadap upaya ilmiah.

Implikasi di Masa Depan

Keberhasilan penerapan BlueBird 6 merupakan pencapaian penting dalam teknologi satelit. Jika jaringan berfungsi sebagaimana mestinya, hal ini dapat membentuk kembali komunikasi seluler, terutama di wilayah dengan infrastruktur terbatas. Namun, menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan meminimalkan campur tangan terhadap penelitian astronomi akan tetap menjadi tantangan penting bagi operator satelit dan regulator.

Peluncuran BlueBird 6 menandakan era baru dalam komunikasi satelit, dimana skala dan aksesibilitas adalah hal yang terpenting. Hal ini juga menggarisbawahi meningkatnya kebutuhan akan kerja sama internasional untuk memitigasi dampak lingkungan dan ilmu pengetahuan dari infrastruktur berbasis ruang angkasa.

Попередня статтяMasa Depan Pembelajaran: Melampaui Otomatisasi, Menuju Pemikiran Tingkat Tinggi