Sonam Wangchuk bukan hanya seorang pendidik. Dia menjadi tokoh publik dalam upaya Ladakh untuk memberikan perlindungan konstitusional. Metodenya langsung. Aksi mogok makan telah menjadi alat utamanya untuk memaksa dialog dengan pemerintah India.
Tujuannya spesifik. Aktivis menginginkan status Jadwal Keenam. Ketentuan ini memberikan otonomi yang lebih besar kepada komunitas suku di beberapa negara bagian tertentu atas tanah dan sumber daya mereka. Ini adalah mekanisme hukum yang dirancang untuk melindungi kepentingan lokal. Wangchuk juga menuntut status kenegaraan penuh bagi Ladakh.
Selain melakukan perubahan konstitusi, ia juga terlibat dalam aksi politik langsung. Pada tahun 2026, ia bergabung dengan Partai Cockroach Janta di Delhi. Mereka protes di Jantar Mantar. Sasarannya adalah Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan. Tuntutannya adalah pengunduran dirinya. Alasannya? Kejanggalan dalam ujian nasional.














