Penjelasan Gelombang Aurora yang Menakjubkan: ‘Baterai Luar Angkasa’ di Balik Pertunjukan Cahaya Alam

26

Tarian aurora yang memukau – Cahaya Utara dan Selatan – telah memikat umat manusia selama berabad-abad. Tampilan warna yang sangat halus ini, berkilauan di langit kutub, adalah akibat langsung dari partikel bermuatan dari matahari yang bertabrakan dengan atmosfer bumi. Meskipun apa aurora sudah banyak diketahui, namun mengapa di balik pola rumitnya, terutama busur mirip gelombang yang mencolok, masih tetap menjadi misteri.

Mengungkap Sumber Listrik: Gelombang Alfvén

Penelitian baru, yang dipublikasikan di Nature Communications, mengidentifikasi mekanisme yang menggerakkan setidaknya satu jenis aurora: auroral arcs. Para ilmuwan telah menemukan bahwa busur ini bukan sekadar produk sampingan acak dari aktivitas matahari; mereka secara aktif didukung oleh sesuatu yang disebut gelombang Alfvén.

Gelombang-gelombang ini unik untuk plasma luar angkasa – gas terionisasi yang membentuk sebagian besar alam semesta – dan bergerak sepanjang garis medan magnet bumi. NASA menggambarkannya sebagai semacam “baterai luar angkasa”, yang mempercepat partikel bermuatan hingga kecepatan tinggi. Ketika elektron berenergi ini menabrak atom di atmosfer bagian atas, mereka melepaskan cahaya, membentuk pita menjulang yang kita lihat sebagai busur aurora.

Kebetulan dan Pengamatan Tersinkronisasi

Terobosan ini tidak direncanakan; itu muncul dari keselarasan data yang beruntung. Pada tahun 2015, pengukuran busur aurora secara simultan dilakukan oleh pesawat ruang angkasa militer dan NASA. Gabungan perspektif ini, dalam jangka waktu yang lama, akhirnya mengungkap hubungan penting antara gelombang Alfvén dan pembentukan busur.

“Pengamatan gabungan ini memberikan sudut pandang berbeda dalam waktu yang cukup lama untuk mengungkap lebih banyak tentang kondisi di luar angkasa yang membantu terciptanya busur tersebut,” jelas NASA.

Temuan ini penting karena memahami bagaimana aurora diberi energi membantu menyempurnakan pengetahuan kita yang lebih luas tentang cuaca luar angkasa, yang berdampak pada segala hal mulai dari operasi satelit hingga jaringan listrik di Bumi. Aurora tidak hanya indah; ini adalah tanda nyata dari interaksi konstan antara planet kita dan keluaran energi matahari.

Penemuan ini menegaskan bahwa busur aurora bukan hanya akibat pasif dari angin matahari, namun merupakan fenomena yang didorong secara aktif, yang dipicu oleh kekuatan tak terlihat dalam lingkungan magnet bumi.