Meskipun program Artemis NASA bersiap untuk mengembalikan manusia ke permukaan bulan untuk pertama kalinya sejak tahun 1972, masih terdapat kesenjangan yang mengejutkan dalam warisan luar angkasa Amerika. Meskipun menjadi negara pertama yang mendaratkan manusia di Bulan, Amerika Serikat belum berhasil mengerahkan dan mengoperasikan robot penjelajah di permukaan bulan.
Ketika pesaing internasional seperti Rusia, Tiongkok, India, dan Jepang telah menempatkan diri mereka di “klub penjelajah bulan”, AS kini terlibat dalam perlombaan komersial yang berisiko tinggi untuk menutup kesenjangan ini.
Sejarah Peluang yang Terlewatkan
Upaya mencapai mobilitas bulan bukanlah konsep baru. Pada tahun 1960-an, NASA mengeksplorasi gagasan menggunakan robot penjelajah kecil untuk mencari lokasi pendaratan astronot. Namun, ketika program Apollo dipercepat menuju tujuannya yaitu pendaratan manusia, program robotik ini dianggap tidak penting dan akhirnya dihentikan.
Keputusan ini meninggalkan kekosongan yang kini sedang buru-buru diisi oleh badan antariksa modern. Saat ini, persaingan tersebut tidak hanya didorong oleh lembaga pemerintah, namun juga oleh perusahaan swasta di bawah program Commercial Lunar Payload Services (CLPS) NASA.
Pesaing Saat Ini
Perlombaan untuk menjadi robot penjelajah Amerika pertama yang berhasil beroperasi di Bulan saat ini merupakan kompetisi tiga arah yang melibatkan beberapa misi mendatang:
- Lunar Vertex (Mesin Intuitif): Dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2026, penjelajah kecil ini bertujuan untuk menyelidiki “putaran bulan”—pola terang dan misterius di permukaan Bulan. Misi ini mengikuti kemunduran baru-baru ini ketika pendarat Intuitive Machines tiba dengan selamat tetapi mendarat dengan posisi miring, sehingga muatannya, penjelajah MAPP, terperangkap di dalamnya.
- CubeRover (Astrobotic): Sebuah penjelajah kecil dijadwalkan diluncurkan akhir tahun ini sebagai bagian dari misi ke kutub selatan bulan.
- FLIP (Astrolab): Platform yang jauh lebih besar dengan berat hampir 500 kilogram yang juga akan menargetkan wilayah kutub selatan.
Fokus pada kutub selatan bulan sangatlah strategis; ilmuwan dan entitas komersial berlomba untuk menemukan air es, sumber daya penting untuk mempertahankan keberadaan manusia dalam jangka panjang dan mendorong perjalanan luar angkasa di masa depan.
“Kuda Hitam”: VIPER NASA
Selain perlombaan komersil, NASA juga mempunyai kendaraan berat yang menunggu: VIPER (Volatiles Investigating Polar Exploration Rover).
Misi VIPER menghadapi siklus pengembangan yang bergejolak, termasuk pembatalan sementara karena masalah anggaran yang kemudian dibatalkan setelah adanya penolakan yang signifikan dari publik dan kongres. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, VIPER dapat diluncurkan pada awal tahun depan dengan menggunakan pendarat Blue Moon MK1 milik Blue Origin, yang bertugas dengan misi prioritas tinggi untuk mencari air es.
Mengapa Mobilitas Robot Penting
Bagi NASA, penjelajah lebih dari sekedar alat ilmiah; mereka adalah pendahulu dari tempat tinggal permanen. Bahkan jika ada astronot di sana, banyak kendaraan yang mereka gunakan—seperti kereta bulan—kemungkinan besar akan dioperasikan dengan tele (dikendalikan dari jarak jauh) jika tidak digunakan secara aktif oleh manusia.
Namun, pesatnya perluasan program CLPS menimbulkan pertanyaan baru. NASA bertujuan untuk meluncurkan 25 misi pada tahun 2028, dengan target setidaknya 21 pendaratan berhasil. Ketika misi ini beralih ke pembangunan pangkalan permanen di bulan, para ahli memperingatkan potensi ketegangan antara infrastruktur dan ilmu pengetahuan :
“Dorongan besar CLPS yang berfokus pada pos terdepan dapat meninggalkan tujuan ilmiah di luar jangkauan bulan,” Casey Dreier dari Planetary Society memperingatkan.
Kesimpulan
Perlombaan penjelajah bulan mewakili perubahan mendasar dalam eksplorasi ruang angkasa, beralih dari “bendera dan jejak kaki” ke kehadiran jangka panjang. Baik melalui usaha komersial atau VIPER milik NASA, keberhasilan penerapan mesin-mesin ini akan menentukan seberapa efektif umat manusia pada akhirnya dapat menghuni Bulan.
