Teleskop Webb Menangkap “Nebula Otak” dengan Detail Menakjubkan

10

Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah mengungkap gambar baru yang menakjubkan dari sisa-sisa bintang yang sekarat, yang sangat mirip dengan otak manusia. Dijuluki Nebula “Tengkorak Terbuka” (juga dikenal sebagai PMR 1), struktur langit ini terletak sekitar 5.000 tahun cahaya di konstelasi Vela.

Kematian Bintang, Konsep Baru

Kemiripan nebula dengan otak bukanlah suatu kebetulan. Saat sebuah bintang masif mendekati akhir siklus hidupnya, ia mulai melepaskan lapisan gas dan debu ke luar angkasa. Pengamatan JWST, yang ditangkap dalam cahaya inframerah dekat dan menengah, menunjukkan saluran gelap yang membagi dua awan nebula yang mengepul – mencerminkan celah memanjang yang membagi belahan otak manusia.

Para ilmuwan yakin ciri khas ini kemungkinan besar disebabkan oleh pancaran gas kuat yang dikeluarkan dari bintang yang sekarat itu sendiri. Jet-jet ini mendorong gas bagian dalam ke luar, menciptakan struktur gelap seperti otak. Lapisan luar gas sebagian besar terdiri dari hidrogen sederhana, sedangkan awan bagian dalam mengandung senyawa yang lebih kompleks.

Mengapa Ini Penting

Gambar ini tidak hanya mencolok secara visual; ini memberikan data berharga tentang kematian bintang dan proses yang membentuk nebula. Mempelajari komposisi dan struktur bintang-bintang yang sekarat membantu para astronom memahami bagaimana unsur-unsur tersebar ke ruang angkasa, yang pada akhirnya melahirkan sistem bintang baru. Kemampuan JWST untuk mengamati dalam cahaya inframerah memungkinkannya menembus awan debu, mengungkap detail yang sebelumnya tersembunyi dari teleskop lain.

Nebula “Tengkorak Terekspos” menunjukkan keindahan evolusi bintang yang hebat dan menyoroti kekuatan JWST untuk mengungkap struktur kosmik yang sebelumnya tidak terlihat. Penemuan ini memperkuat gagasan bahwa bahkan dalam kematian, bintang memainkan peran penting dalam siklus penciptaan alam semesta yang berkelanjutan.

Gambar ini berfungsi sebagai pengingat yang menyentuh tentang sifat siklus kosmos: dari kelahiran dan kehidupan bintang hingga kehancurannya yang dramatis namun indah.

Попередня статтяFisika Squeak Sempurna: Bagaimana Sepatu Basket Menghasilkan Suara Khasnya
Наступна статтяKontroversi Glifosat: Risiko Kesehatan, Perpecahan Politik, dan Ketidakpastian Ilmiah