Penggalian arkeologi di timur laut Inggris telah mengungkap situs pasokan militer penting yang berasal dari masa pendudukan Romawi di Inggris. Para peneliti menemukan lebih dari 800 batu asah—alat yang digunakan untuk mengasah pisau dan persenjataan—menandai deposit terbesar dari jenisnya di barat laut Eropa. Temuan ini menegaskan bahwa Inggris bukan hanya sebuah provinsi yang jauh tetapi merupakan komponen penting dari infrastruktur militer Kekaisaran Romawi yang luas.
Mengencani Penemuan
Artefak tersebut digali selama enam bulan pada tahun 2025 di dekat Newcastle, di sepanjang River Wear. Dengan menggunakan penanggalan Optically Stimulated Luminescence (OSL), para ilmuwan menentukan bahwa batu asah itu sendiri berasal antara tahun 104 dan 238 M, bertepatan dengan periode kekuasaan Romawi atas pulau tersebut. OSL bekerja dengan mengukur akumulasi energi dalam mineral seperti kuarsa—semakin lama suatu benda terkubur, semakin banyak energi yang dimilikinya.
Pusat Manufaktur
Banyaknya jumlah batu asah menunjukkan bahwa lokasi tersebut berfungsi sebagai pusat manufaktur. Bukti mendukung teori ini:
- Formasi batu pasir di dekatnya menunjukkan bahwa orang Romawi kemungkinan besar memilih lokasi khusus untuk menambang bahan untuk membuat perkakas tersebut.
- Jangkar batu yang ditemukan di lokasi tersebut dan pada penggalian terdekat pada tahun 2022 menyiratkan bahwa kapal mengangkut batu pasir melintasi sungai.
Fakta bahwa semua batu asahan menunjukkan kerusakan menunjukkan kontrol kualitas yang ketat. Tentara Romawi membuang senjata yang tidak memenuhi standar panjangnya, sehingga menekankan penekanan militer pada keseragaman peralatan.
Melampaui Era Romawi
Sejarah situs ini melampaui masa pendudukan Romawi. Penggalian juga mengungkapkan lapisan yang mengandung:
- Dermaga batu dan kayu
- Pahat kuno
- Sepatu kulit era Tudor
- Bola meriam dan amunisi dari Perang Saudara Inggris (1642–1651)
Hal ini menunjukkan bahwa lokasi River Wear tetap menjadi titik strategis selama berabad-abad konflik dan perdagangan.
Skala penemuan ini menggarisbawahi peran Inggris sebagai jalur pasokan penting bagi militer Romawi. Batu asahan bukan sekedar alat; senjata-senjata ini merupakan bagian dari sistem yang dikelola dengan hati-hati untuk memastikan senjata tentara tetap tajam dan efektif.
Situs ini memberikan gambaran sekilas tentang logistik di balik pemeliharaan kerajaan yang luas, menunjukkan bahwa komponen yang tampaknya kecil seperti pengasah pisau memainkan peran penting dalam keberhasilan militer Romawi.
