Sonic Booms Menawarkan Cara Baru untuk Melacak Puing-puing Luar Angkasa yang Berbahaya

21

Meningkatnya aktivitas luar angkasa menciptakan peningkatan risiko masuknya kembali sampah-sampah luar angkasa yang tidak terkendali, namun sebuah metode baru yang mengejutkan mungkin menawarkan solusi berbiaya rendah untuk melacak bahaya-bahaya ini. Para ilmuwan telah menemukan bahwa ledakan sonik, yang ditangkap oleh jaringan pemantauan gempa yang ada, dapat digunakan untuk merekonstruksi jalur penurunan dan zona dampak potensial dari jatuhnya pesawat ruang angkasa dan pecahan puing-puing besar. Teknik ini menyediakan metode kritis dan hampir real-time untuk memantau objek saat benda tersebut pecah di atmosfer – sesuatu yang sulit dilakukan oleh sistem radar dan optik tradisional.

Meningkatnya Masalah Puing-puing Luar Angkasa

Jumlah peluncuran luar angkasa meningkat secara dramatis, sehingga meningkatkan jumlah puing-puing yang jatuh kembali ke Bumi. Meskipun sebagian besar potongan kecil terbakar tanpa membahayakan, benda yang lebih besar menimbulkan ancaman nyata. Saat ini, badan-badan seperti NASA sering melakukan proses masuk kembali secara “terkendali”, mengarahkan puing-puing ke daerah-daerah terpencil. Namun, meningkatnya volume peluncuran berarti lebih banyak entri kembali yang tidak terkendali – penurunan yang tidak dapat diprediksi yang meningkatkan risiko jatuhnya puing-puing di wilayah berpenduduk padat.

Bagaimana Sonic Booms Menyediakan Data Pelacakan

Dipimpin oleh Benjamin Fernando di Universitas Johns Hopkins dan Constantinos Charalambous di Imperial College London, sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di Science menunjukkan efektivitas pendekatan baru ini. Para peneliti menganalisis data dari masuknya kembali modul seberat 1,5 ton yang tidak terkendali pada tanggal 2 April 2024 dari misi Shenzhou-15 Tiongkok. Dengan menganalisis waktu tibanya sonic boom di lebih dari 120 stasiun seismometer, mereka dapat secara akurat merekonstruksi lintasan, kecepatan, dan pola pecahnya modul.

Seperti yang dijelaskan oleh ahli astrofisika Jonathan McDowell, metode ini sangat berguna karena ledakan sonik dapat dideteksi siang atau malam hari, tidak seperti pelacakan optik, dan dapat diterapkan dengan infrastruktur yang ada, sehingga menjadikannya solusi yang hemat biaya. “Anda bisa mendapatkan ini hampir ‘gratis’ setelah Anda mengetahui cara melakukan analisisnya.”

Implikasi terhadap Masalah Keselamatan dan Lingkungan

Implikasi dari teknologi ini lebih dari sekadar menemukan puing-puing. Data yang dikumpulkan dari analisis ledakan sonik dapat membantu menyempurnakan model bagaimana benda pecah saat masuk kembali, yang sangat penting untuk merancang pesawat ruang angkasa yang dapat hancur secara lebih efektif. Yang lebih penting lagi, hal ini dapat membantu dalam memahami dampak lingkungan dari bahan-bahan ruang angkasa yang menguap di bagian atas atmosfer dan potensi bahan-bahan berbahaya, seperti isotop radioaktif atau bahan bakar roket beracun, untuk mencapai tanah.

Meskipun ledakan sonik tidak akan mencegah tabrakan di udara, ledakan sonik dapat secara signifikan meningkatkan upaya pemulihan dan remediasi di lapangan. Namun permasalahan yang lebih luas adalah kurangnya tindakan proaktif. Seperti yang dikatakan McDowell, “Selama 60 tahun, kita membiarkan segala sesuatunya terjadi kembali tanpa terkendali… Pada akhirnya kita akan kehilangan keberuntungan.”

Perkembangan Masa Depan: Meningkatkan Sistem

Untuk memaksimalkan dampak teknik ini, Fernando mengusulkan dua strategi utama. Yang pertama melibatkan pemanfaatan jaringan seismik yang ada, khususnya di wilayah seperti Pantai Barat AS, di mana peristiwa masuknya kembali (reentry) sering terjadi. Pendekatan kedua menyarankan pembangunan jaringan yang dirancang khusus di wilayah yang menghadapi peningkatan risiko puing-puing, seperti di dekat lokasi peluncuran seperti Hainan, Tiongkok, di mana puing-puing sering kali berjatuhan di ekosistem sensitif seperti Great Barrier Reef di Australia.

“Saya khawatir sampah luar angkasa tidak akan mendapat perhatian yang layak sampai sesuatu yang benar-benar dahsyat terjadi—dan saya rasa kemungkinan hal itu terjadi adalah 100 persen.”

Metode baru ini menawarkan alat penting untuk memantau sampah luar angkasa, namun potensi penuhnya bergantung pada investasi dan implementasi proaktif. Meningkatnya ancaman masuknya kembali spesies yang tidak terkendali memerlukan perhatian segera untuk mencegah bencana di masa depan.