JWST Mengungkap Detail Baru Nebula Helix yang Menakjubkan

42

Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah menangkap Nebula Helix, sebuah bintang sekarat yang terletak 650 tahun cahaya jauhnya, dalam kejernihan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Gambar-gambar baru ini tidak hanya menampilkan bentuk “Mata Tuhan” yang ikonik dari nebula tersebut, namun juga detail rumit dari kehancuran kosmik dan potensi penciptaan masa depan di dalamnya.

“Mata Tuhan” Tersingkap

Nebula Helix adalah nebula planet – sebuah istilah yang keliru karena formasi ini tidak berhubungan dengan planet, melainkan mewakili sisa-sisa bintang mirip matahari yang sekarat. Bintang-bintang ini mengeluarkan lapisan gas dan debu pada saat-saat terakhirnya, yang kemudian bertahan sebagai awan bercahaya. Pengamatan JWST mengungkapkan perbedaan tajam antara gas hangat terionisasi di inti nebula dan lapisan debu yang lebih tua dan lebih dingin yang terlontar di sekitarnya.

Kamera Inframerah Dekat teleskop telah menghilangkan penampakan kabur yang terlihat pada gambar sebelumnya dari observatorium seperti Hubble dan Spitzer. Sebaliknya, gambar tersebut menunjukkan pemandangan material yang bertabrakan dengan tekstur yang kaya: gumpalan gas panas menembus cangkang berdebu, menciptakan struktur mirip komet. Tingkat detail seperti ini sebelumnya tidak dapat dicapai, sehingga memberi para astronom pandangan yang lebih jelas tentang evolusi nebula.

Dari Kehancuran ke Penciptaan

Struktur Nebula Helix bukan hanya tentang kematian bintang; ini juga tentang kelahiran kembali. Gas dan debu yang dikeluarkan berfungsi sebagai bahan baku pembuatan bintang dan planet masa depan. Gambar JWST mengungkapkan struktur fraktal yang terbentuk di dalam nebula, tempat dunia-dunia baru suatu hari nanti bisa bersatu.

Para astronom kagum dengan kemampuan teleskop untuk mengungkap galaksi jauh bahkan dalam potret nebula yang mendetail ini. Ahli astrofisika Jessie Christiansen mendeskripsikan gambar tersebut seperti “warna lavender dari dekat” hingga menyadari galaksi-galaksi tersebar di seluruh bingkai. Hal ini menyoroti kemampuan unik JWST dalam menangkap objek langit di latar depan dan belakang dengan presisi luar biasa.

Nebula Helix adalah lingkungan dinamis tempat kehancuran dan penciptaan saling terkait. Gambar JWST yang baru memberikan wawasan yang sangat berharga mengenai proses ini, menunjukkan bagaimana bintang-bintang yang sekarat berkontribusi terhadap siklus evolusi kosmik yang sedang berlangsung.

Pengamatan ini menggarisbawahi kekuatan teleskop luar angkasa yang canggih dalam menyingkap kompleksitas alam semesta yang tersembunyi, dan menunjukkan bagaimana kematian pun dapat menaburkan benih bagi permulaan yang baru.

Попередня статтяTerobosan AI Mendekode ‘Materi Gelap’ DNA dengan AlphaGenome
Наступна статтяGuru di Garis Depan: Mengapa Mempertahankan Pendidikan Publik Kini Tidak Bisa Dihindari